Selasa, 06 Desember 2011

Tips Mengatasi Keracunan Pada Ibu Hamil

Banyak penyebab yang mengakibatkan seorang wanita hamil keracunan saat masih dalam keadaan hamil, baik saat hamil muda maupun hamil tua. Keracunan kehamilan atau biasa disebut preeklamsia ini biasanya terjadi pada ibu dengan kehamilan kembar dan juga pada ibu dengan jarak kehamilan lebih dari 10 tahun. akan tetapi banyak penyebab keracunan kehamilan ini antara lain adalah usia kehamilan ibu kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun. ibu yang pernah memiliki riwayat eklamsia pada kehamilan sebelumnya harus segera berkonsultasi dengan dokter, sehingga dokter dapat memberi penanganan yang tepat dan cepat dan tidak menyebabkan resiko kepada ibu saat akan kelahiran bayi.
awal mulanya ibu akan sering merasakan pusing kepala yang tidak berhenti, bahkan tekanan darah lebih dari 130/90 mmHg. ini sering ditemukan pada akhir trimester 2. jika terdapat beberapa ciri ciri dibawah seperti kaki bengkak, kepala sering pusing, pandangan kabur ( tidak jelas ), sakit dibagian bawah perut, mual yang berlebihan, dan berat badan tidak naik, segera konsultasikan dengan bidan, dokter kandungan atau tenaga kesehatan terdekat agar segera menindak lanjuti kehamilan ibuĂ‚  agar tidak terjadi resiko pada ibu dan bayi.
Untuk mengatasi keracunan pada ibu saat hamil, berikut ini terdapat beberapa tips yaitu :
  1. Jangan mengkonsumsi makanan yang terlalu asin sehingga tekanan darah tetap stabil.
  2. Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur mayur setiap kali makan.
  3. Perbanyak istirahat, minimal 8 jam pada malam hari, dan 1 jam pada siang hari.
  4. Jangan bekerja yang terlalu berat.
  5. Sering lah untuk mengkonsumsi coklat untuk menghindari preeklamsi.
  6. Jangan biasakan duduk dengan kaki menggantung.
  7. Konsultasikan dengan dokter kandungan terdekat agar dapat mengatasi masalah dengan segera.http://idebunda.com

Perubahan Perasaan dan Emosi pada Ibu Hamil

Kehamilan adalah momen yang penting dalam hidup wanita. Ada janin yang tumbuh di dalam perutnya, tubuhnya berubah, dan dia merasakan lebih banyak kebutuhan akan makanan dan istirahat. Seiring dengan perubahan tubuh wanita, maka hubungannya, dinamika sekssualitasnya, dan pola kerjanya ikut berubah juga.
Perubahan-perubahan emosi yang sering terjadi pada wanita hamil diantaranya adalah:

  1. Perubahan-perubahan mendadak di dalam perasaan. Kehamilan bisa membuat wanita sangat emosional. Banyak wanita yang tertawa atau menangis tanpa alasan yang jelas. Beberapa lagi akan merasa depresi, mudah marah atau terluka.
  2. Rasa kuatir dan rasa takut. Banyak wanita kuatir ketika mereka sedang hamil, khususnya tentang kesehatan janinnya di dalam perut. Setelah kehamilannya beranjak besar atau mendekati persalinan, rasa takut tersebut muncul lagi. Untuk ibu hamil yang sudah pernah melahirkan, proses persalinan mungkin sudah tidak perlu dikuatirkan lagi. Namun bagi ibu-ibu yang akan melahirkan untuk pertama kalinya keadaan ini akan semakin membuatnya takut karena belum mempunyai pengalaman proses melahirkan.
  3. Mimpi-mimpi yang aneh dan mimpi-mimpi buruk. Wanita hamil bisa mengalami mimpi yang kuat dan sangat jelas. Isinya bisa indah, aneh atau menakutkan. Keadaan emosi ibu hamil yang tidak stabil bisa mengakibatkan ilusi yang bisa terbawa sampai ke mimpinya sewaktu tidur.
  4. Jadi sering lupa.
  5. Perasaan mengenai hubungan seksual. Beberapa wanita tidak ingin banyak melakukan hubungan seksual ketika sedang hamil. Sementara yang lain menginginkan seks yang lebih dari biasanya. Kedua perasaan ini normal-normal saja. Melakukan atau tidak melakukan hubungan suami istri tidak berakibat apapun pada diri ibu hamil dan janinnya.http://idebunda.com